Episode 9
Aku pun menuju kamar dan
mandi, selesai mandi aku haus dan minum kebawah mengambil air, tiba-tiba key
menghampiriku
“apa yang terjadi, kau janji akan beritahu kami?” tanya
key
“ada seseorang yang melempariku telur” ujarku sambil
duduk dan melirik taemin
Key, minho dan jonghyun pun
juga melirik pada taemin
“kenapa aku?” tanya taemin heran
“ah-in-mu” ujarku dan key
Taemin langsung terkejut
“ahhh apa yang dia lakukan lagi” ujar taemin
“yahh, sebenarnya aku waktu pertama sekolah berteman dengannya
tapi ada salah paham antara aku dan ah-in ini masalah taemin” ujarku
“yak taemin ssii jangan berani dekati lagi ji-ri” ujar
key
“hooaa kau ini apa-apaan?” tanya taemin
“ini akibatmu” ujar minho
“ahhh kalian ini, tidak usah begitu” ujarku
“aku harus keeatas dulu” ujarku
Ketika pas aku diatas hp-ku
yang pernah aku pakai di ina berdering
“halo?”
“halo, ji-ri kenapa tak pernah angkat telfon dari omma?”
tanya omma ku
“ahh omma, miane hp aku yang ini tak aku pergunakan.
Nanti ku kirim no yang baruku”
“apa kau baik-baik saja?”
“ya, aku baik-baik saja”
“mana oppamu?”
“mereka berdua lagi pergi show”
“mereka meninggalkanmu sendirian?”
“iya”
“ok omma tutup ya”
“nee, omma”
Tak lama kemudian lagi-lagi hp
lamaku berdering tetapi itu tidak dari omma, aku tak mengenal no itu
“halo?”
“kau tak ingat aku lagi?” tanya JR
“kau lagi, ada apa?” tanyaku
“aku hanya ingin mengajakmu jalan, untuk menebus
kesalahanku”
“boleh, tapi butuh waktu lama untuk aku bisa memaafkanmu”
ujarku
“itu tak masalah”
“tapi ingat, aku hanya menganggapmu hanya teman” ujarku
“ok, aku tunggu kau didepan gang rumahmu”
Karena aku bosan dirumah jadi
yah aku terima ajakan jalan dengan JR, aku pun pergi bersama JR.
“kau kemana?” tanya taemin
“bukan urusanmu”
“mau ku antar?”
“annie, aku bisa sendiri” ujarku
Aku pun pergi dengan JR, tak
ada yang berubah antara sikapku dengan JR seperti biasa, hanya yang membedakan
adalah kami sekarang berteman, aku tak mempunyai persaan padanya lagi.
Pulang dari jalan-jalan dengan
JR, JR mengantarku pulang sampai depan rumahku, ternyata kris oppa sudah
pulang. Ketika aku masuk oppa berdiri didepan pintu
“siapa laki-laki itu, dan dari mana saja kamu ji-ri?”
tanya oppa
“dia
temanku dari indonesia”
“dari mana saja kalian?”
“kami hanya jalan-jalan”
“kau tidak boleh pacaran” ujar oppa
“aisss, aku juga gag mau kalau oppa ku juga pacaran”
ujarku sinis
“aaaaa, kau tidak adil”
“hahaha”
bersambung …
bersambung …

Tidak ada komentar:
Posting Komentar