Jumat, 24 Mei 2013

episode 14



          Episode 14
“ahhhh omma” ujarku
          “kenapa kalian kesini?” tanya ibuku pada minho, key dan jonghyun. Setelah mereka disuruh duduk
          “omma biar aku yang menjelaskan” ujarku
          “aahhh ji-ri kau diam saja. Omma bertanya pada mereka” ujar ibu
          “iya bibi, mungkin ji-ri yang akan menjelaskan” ujar minho
          “ok, baiklah” ujar ibu
          “begini omma, mereka tinggal disini….” Ujarku dan terpotong oleh ibuku
          “apaa???? Mereka tinggal juga denganmu” dengan terkejut
          “nee, oppa yang mengizinkan karena dorm mereka sedang diperbaiki. Mereka juga bayar kok” ujarku
          “ahhh tidak bayarpun tak masalah” ujar ibu
          “sebaiknya omma suruh mereka masuk kekamar mereka, sepertinya mereka lelah” ujarku berbisik pada ibu
          “oo, iya. Kalian boleh ber istirahat” ujar ibu
          “kenapa kau tak bilang dari awal mereka tinggal disini?” tanya ibu padaku
          “ahhhh, aku takut omma akan marah” ujarku dan pergi kekamar
Tak lama kemudian kris dan woo oppa pulang bersama, mereka terkejut dengan kedatangan omma. Dan sepertinya membicarakan tentang SHINEE yang tinggal disini. Saat kris oppa masuk kekamarnya, aku sebenarnya ingin membicarakan taemin dengannya dan meminta agar ia mengizinkan aku berpacaran dengan taemin karena aku memiliki perasaan pada taemin. Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke kamar kris oppa
          “oppa?” panggilku setelah masuk dan membangunkan kris oppa
          “yaa, kenapa?” tanya oppa dan lagsung duduk
          “apa aku mengganggumu?” tanyaku
          “annie”
          “boleh aku curhat padamu?” tanyaku
          “tentu saja”
          “begini, ada seseorag yang menyatakan cintanya padaku, tapi aku belum menjawabnya. Aku sebenarnya juga menaruh perasaan padanya” ujarku
          “kalau sama-sama suka apa salahnya” ujar oppa
          “apa kau marah padaku?”
          “kenapa aku harus marah, aku tak melarangmu” ujar oppa
          “tapi aku melarangmu berpacaran dengan sohee”
          “aku sebenarnya tak menyukainya” ujar oppa
          “boaaaa??? Kenapa??”
          “dia bukan tipeku” ujar oppa
          “kau tak ingin tau siapa cowok yang kusukai?” tanyaku
          “emangnya siapa?”
          “aaaaa…. Ttttaaa…..taemin” ujarku gugup
          “aaaaaaapppaaa???” ujar oppa terkejut
          “iya, apa kau memperbolehkan?” tanyaku dengan nada takut
          “ sebenarnya tidak boleh, tapi…”
          “tapi apa?” tanyaku
          “tapi untukmu boleh” ujar oppa
          “hoooaaaaa, kau memang oppa terbaik didunia” ujarku dan memeluk kris dengan sangat erat
          “aaaaa ji-ri, tulangku terasa remuk” ujar oppa kesakitan
          “ooo miane” langsung melepaskan pelukan dan keluar kamar kris
Hatiku begitu senang dengan ucapan oppa tadi, sampai-sampai aku tak ingin tidur.
Keesokan harinya.
Ketika aku akan berangkat kesekolah, kris berbisik kepada woo, dan woo pun bertanya padaku
          “benarkah?” tanya woo
          “weaa?” tanyaku balik pada woo
          “oohhh iya sekarang tanggal berapa?” tanya woo oppa
          “aku tak ingat” jawabku
          “oh iya sekarang tanggal 17, ji-ri kau kan ulang tahun. Kenapa tak ingat” ujar kris oppa
          “ohh iya, selamat ji-ri” ujar ibuku
          “gomawo omma”
Tak lama kemudian taemin pun keluar dari kamarnya, ibuku langsung menyapanya
          “yaaa taemin, kau baru bangun duduk lah disini” ujar ibuku pada taemin
          “iya bibi” ujar taemin
          “makanya ibu kesini, karena kau ulang tahun” ujar ibu padaku
          “omma aku pergi dulu yah” ujarku pada ibu
          “oppa antarkan aku” ujarku pada woo oppa
          “aissss kau ini, ayolah” ujar woo mengerutu
Saat perjalanan kesekolah aku selalu tersenyum-senyum sendiri, wooyoung oppa pun melirikku dan ikut tersenyum juga
          “benarkah?” tanya oppa
          “maksudmu apa?” tanyaku
Bersambung…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar